Alicia Keys-Like You’ll Never See Me Again March 27, 2008
Posted by stardust77 in song lyrics.2 comments
I love this song very much……..
If I had no more time
No more time left to be here
Would you cherish what we had?
Was it everything that you were looking for?
If I couldn’t feel your touch
And no longer were you with me
I’d be wishing you were here
To be everything that I’d be looking for
I don’t wanna forget the present is a gift
And I don’t wanna take for granted the time you may have here with me
‘Cause Lord only knows another day is not really guaranteed
So every time you hold me
Hold me like this is the last time
Every time you kiss me
Kiss me like you’ll never see me again
Every time you touch me
Touch me like this is the last time
Promise that you’ll love me
Love me like you’ll never see me again
How many really know what love is?
Millions never will
Do you know until you lose it
So everytime you hold me
Hold me like this is the last time
Every time you kiss me
Kiss me like you’ll never see me again
(can you do that for me baby)
Every time you touch me
(see we don’t really know)
Touch me like this is the last time
(see everyday we never know)
Promise that you’ll love me
(I want you to promise me)
Love me like you’ll never see me again
(like you’ll never see me again)
PS: this song for you hunny
A moment to remember February 18, 2008
Posted by stardust77 in Film.5 comments
Cinta hanya sebatas ingatan. Itulah kira – kira kesimpulan kasar dari film ini. A moment to remember. Sebuah film drama Korea, romantis dan melankholis seperti biasanya. Saya nangis bombay gara-gara film ini. Pada dasarnya yah ini film drama seperti drama yang lainnya. Tapi entah kenapa ini cukup membekas dihati saya. Mungkin walaupun ceritanya biasa, tapi konflik yang timbul antar karakter cukup menarik dan bisa memainkan emosi saya. Plus akting actor dan aktris Korea ini boleh juga, sangat meyakinkan gitu kira-kira
Cerita dimulai seperti drama percintaan biasanya, pertemuan tak diduga, menarik, lucu. Mereka jatuh cinta kemudian menikah. Kisah sedihnya dimulai ketika si tokoh wanita Kim Su Jin mulai menderita Alzheimer di usia yang sangat muda, 27 tahun. Dia diam –diam menyembunyikan hal ini dari suaminya Chol Choi Soo walaupun akhirnya ketahuan juga. Keadaan semakin buruk ketika penyakit Kim Su Jin bertambah parah. Dia mulai lupa dengan suaminya dan menganggap suaminya adalah mantan pacarnya 2 tahun yang lalu.
Ada adegan yang bikin saya miris seperti diiris-iris. Si suami membuatkan replika rumah baru mereka untuk sang istri (Suaminya ini arsitek) semalaman. Esoknya dengan penuh rasa cinta dia memperlihatkan replika rumah itu.
Suami : kamu suka?
Istri : ehem, tapi buat jendela lebih besar, aku ingin banyak cahaya masuk dirumah kita
Suami : gampang besok akan aku perbaiki. Aku berangkat dulu oke
Istri : Young Min, aku mencintaimu
Suami : Sama –sama (diucapkan dengan tersenyum)
Perih gak saudara-saudara????!! Padahal nama suaminya Chol Choi Soo. Si istri malah memanggil suaminya dengan nama mantan pacarnya plus pake ngomong I love u segala. Si suami ketika menutup rumahnya hanya bisa menangis lirih.
Bagaimanapun juga dia bersikeras untuk merawat istrinya sendiri. Dia berkata pada istrinya sebelum istrinya mulai lupa segalanya “ Aku akan mengingatmu walau kau tidak mengingat aku. Aku akan mencintaimu walau kau tidak mencintaiku. Kalau kau sudah lupa semua tentang aku, aku akan muncul disana dan membuatmu ingat lagi. Cukup menyenangkan bukan seperti pacaran tiap hari.”. Konsep yang utopis sekali cinta hanya memberi dan memberi. Dan mungkin itulah yang membuat saya menangis Bombay. Karena sang suami telah memperlihatkan ketulusan hatinya, dia tidak peduli bahwa hatinya bisa teriris setiap saat.
Pada suatu saat si istri melihat album-album fotonya dan membaca tulisan-tulisan yang ditempel suaminya dihampir seluruh dinding rumahnya (untuk mengingatkan si istri tentang berbagai macam hal). Akhirnya si istri ini teringat bahwa dia sudah mempunyai seorang suami yang bernama Chol Choi Soo. Seketika itu juga rasa cintanya kembali. Dan dia teringat kelakuannya hari-hari belakangan ini. Dia menangis sejadi-jadinya. Dia menulis surat pada suaminya berisi permintaan maaf dan mengatakan hanya suaminya yang dia cintai. Kim Su Jin hanya mencintai Chol Choi Soo. Meminta maaf berkali-kali dan meninggalkan si suami Karena takut membuatnya menderita lebih jauh lagi. Si istri mengajukan cerai.
Si suami yang mencintai istrinya setengah mampus, berusaha mencari dimana istrinya yang pergi dengan hanya meninggalkan surat cinta dan permintaan maaf. Akhirnya dia menemukan sang istri dirumah perawatan, semacam panti untuk orang- orang yang menderita Alzheimer.Si istri sudah lupa sama sekali. Siapa suaminya bahkan dirinya sendiri. Tapi si suami pantang menyerah, dibawanya si istri keluar dari panti itu. Dan si suami membuat rekonstruksi pertemuan pertama mereka , untuk membuat si istri ingat kembali. Ya ampun, memang si istri ingat pada saat itu, dia mengingat kembali semuanya. Tapi mungkin besok atau bahkan setengah jam lagi dia sudah lupa semua itu. Tapi si suami pantang menyerah, dia bertekad mencintai sang istri, dan membuatnya ingat setiap hari, agar sang suami bisa berkata pada istrinya “ Aku mencintaimu”.
Mengharukan dan menakutkan bukan. Bagaimana cinta hanya tergantung pada ingatan kita. Tapi dari penyakit Alzheimer itulah Kim Su Jin menemukan lelaki yang tulus mencintainya. Walaupun pada akhirnya Kim Su Jin akan selalu melupakannnya. Ironis.
Well, anyway saya juga menginginkan lelaki seperti Chol choi Soo, yang bisa mencintai saya dengan tulus. Tapi saya dan juga anda semua tidak harus terkena Alzheimer dulu kan sebelum menemukan lelaki seperti Chol Choi Soo
Laskar Pelangi February 18, 2008
Posted by stardust77 in Book.3 comments
Laskar Pelangi. Pernah membaca buku ini belum?Buku yang ditulis oleh Andrea Hirata. Buku yang katanya national best seller ini
.Terus terang dari judulnya saya tidak pernah tertarik membaca buku laskar pelangi itu. Walaupun teman saya telah merekomendasikan buku itu pada saya. “Ya sudahlah nanti saja” begitu hati saya berujar. Silly reason kenapa saya tidak tertarik membaca buku ini. Karena saya kira ini buku bercerita tentang zaman perang, karena kata Laskar dijudulnya.
Kemudian sekitar seminggu yang lalu saya memutuskan untuk membelinya. Dengan alasan saya sudah tidak tahan untuk mengetahui alasan kenapa buku ini laku dan ramai diperbincangkan orang banyak. Buku setebal 533 halaman itu saya lahap dalam waktu dua hari. Saya membacanya disela-sela waktu senggang ataupun saat menjelang tidur. Saya juga baru mengetahui bahwa laskar pelangi adalah sebuah novel tetralogi. Buku pertama adalah Laskar Pelangi, yang kedua adalah Sang Pemimpi, kemudian Edensor, dan yang terakhir adalah Maryamah Karpov. Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor telah saya baca. Tapi buku yang terakhir Maryamah Karpov belum saya baca, maklum belum beli :p. Saya berharap bila saja Andrea Hirata membaca blog saya ini, sudi untuk mengirimkan buku yang terakhir itu( yeah you wish, kira-kira gitu kata orang-orang yang baca blog ini :p).
Oke kembali pada tetralogi Laskar Pelangi, buku yang pertama itu entah kenapa buat saya pribadi hanya semacam gerbang untuk karya –karya berikutnya dalam tetralogi Laskar Pelangi. Kalau banyak orang yang menangis ketika membaca buku yang pertama, ketika Lintang si genius berhenti dari sekolahnya karena harus menjadi bread winner untuk keluarganya. Saya tidak menangis. Cuman merasa “eman” gitu bahasa Jawanya. Ah orang segenius dia pastinya sudah banyak memberikan kontribusi untuk bangsa kita. Dibandingkan saya yang standar orang kebanyakan, sedang-sedang saja gitu :p.
Tapi sebaliknya pada buku kedua saya menangis. Dan air mata jatuh tanpa saya sadari, tanpa sebuah persiapan batin bahwa saya akan sedih atau lebih tepatnya terharu dan takjub. Halaman terakhir dalam Sang Pemimpi membuat emosi saya ON dalam sekejab. Atau mungkin itu akumulasi dari buku yang pertama? Entahlah. Sang Pemimpi buku kedua itu membuka pikiran saya tentang berbagai kemungkinan. Bagaimana Tuhan sudah merencanakan semua. Bahwa tidak ada yang namanya kebetulan. Subhanallah. Saya menangis ketika membaca Kucai dan Ikal yang dulunya cuma anak kampung Belitong, bekas kuli ngambat diterima diUniversitas impian mereka. Tempat dimana Montesquieu, Voltaire, Pascal, Louis Pasteur, Derrida, Rene Decartes menjejakkan kaki dan pikiran mereka, Universite de Paris, Sorbonne,Perancis.
Ikal dan Arai membuat saya menangis terharu, dan bahagia oleh perasaan akan datangnya berbagai macam kemungkinan. Ada sebuah kalimat dibuku Sang Pemimpi yang membuat saya tertegun. Hati saya seperti ditohok waktu Arai berkata pesimis adalah takabur mendahului nasib. Bagaimana pesimis yang berkawan dekat dengan realistis ini bisa mematikan kekuatan mimpi-mimpi kita. Dan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan mimpi kita adalah hal yang paling realistis. Yah karena inilah hal yang bisa kita atur. Hal-hal diluar kendali kita, hanya bisa kita pasrahkan pada Tuhan, pengatur Semesta ini Allah SWT.
Bagaimanapun Ikal dan Arai benar –benar Sang Pemimpi. Kemiskinan bisa saja mematikan mimpi-mimpi mereka. Tapi keoptimisan dan kekuatan mimpi mereka membuat mereka bisa mewujudkan apa yang pernah mereka ucapkan dulu ketika masih di SMA. Bahwa mereka akan menjejakkan kaki di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis. Bahwa mereka akan mengelilingi Eropa dan Afrika. Mimpi-mimpi yangmenjadi kenyataan itu dibayar dengan keteguhan hati, kekuatan mental, ketahanan fisik, dan kekuatan mimpi dan cinta. Indah sekali.
Andrea Hirata tetaplah seorang manusia biasa, tapi ijinkan saya seorang manusia biasa juga, mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang terdalam. Karena buku-bukunya telah membuat saya terinspirasi, membuat saya berani bermimpi lagi
. Terima kasih Andrea Hirata
.
Ngeblog :) February 15, 2008
Posted by stardust77 in Uncategorized.2 comments
Yah inilah nasib blog saya, jarang ada postingan. Saya tidak akan membuat seribu alasan mengapa saya malas mengisi blog saya sendiri. Wong orang yang sesibuk Dian Sastro aja masih sempet ngisi blognya.
Tapi bedanya kalo saya mau bikin postingan sebagus apapun yang kasih
komentar paling satu dua orang. Yah gitulah nasib new blogger yang imut-imut ini halah :) Beda lagi kalo Dian Sastro yang bikin blog. Yang kasih komentar bisa sampai 200an kali. Bahkan postingan tentang Dian yang makan Indomie, komentarnya bisa sampai 70an. Apakah saya iri, yah cuman cewek bodoh yang ngiri sama Dian Sastro atau mungkin cewek yang sama cantik dan pintarnya seperti Dian Sastro. Berhubung saya tidak bodoh dan juga tidak secantik Dian sastro jadi saya tidak iri Haahhahahah :p.
Ngomongnya kok ngelantur dari tadi. mungkin karena rasa jenuh yang
menumpuk dimalam ini. hidup memang patut disyukuri.
Tapi kenapa malam ini saya merasa jenuh dan menulis hal-hal remeh yang membawa-bawa nama Dian Sastro pula (Halah :p).
Well, selamat buat Dian Sastro, yang selalu jadi seleb dimana-mana
Selamat juga buat diriku, yang akhirnya bisa bikin postingan juga malam ini :)
Nikah,married…kapan kawin? Cape deeee December 11, 2007
Posted by stardust77 in Uncategorized.2 comments
Secara saya wanita dan sudah dianggap cukup umur untuk menikah, pertanyaan ini kerap ditanyakan kepada saya. Entah kerabat, teman,atau bahkan orang yang baru kenal sekalipun pasti bertanya “Sudah nikah mbak?” atau ” Sudah punya suami mbak?”. Memang sih pertanyaan yang normal banget. Terus apa saya yang gak normal gara-gara umur segini belum menikah?
Tapi misalnya ada laki-laki seumuran saya udah menikah,komentarnya dah beda lagi ” Wah masih muda udah berani nikah ya”. Apa sih bedanya? Toh kita punya usia yang sama. Bete tiap ada orang tanya seperti itu. Seakan keberadaan saya di dunia ini tidak berharga tanpa ada seorang laki-laki disisi saya sebagai suami saya.
- Fat = >Love December 10, 2007
Posted by stardust77 in Uncategorized.1 comment so far
Saya pengen diettttt !!!!!
Resolusi tiap tahun baru yang gak pernah terpenuhi. Ada seribu alasan buat kegagalan diet saya ini, atau mungkin bukan cuma saya tapi juga temen – temen saya yang punya masalah serupa. Alasannya mulai dari kurang disiplin atau kurangnya support dari lingkungan-halah
-, aturan diet yang membatasi bukan hanya porsi makanan tapi juga jenis makanan.
Kalaupun iya diet itu saya jalani, paling banter sebulan hehehehe
, habis gimana dong laperrr (halah alasan yang sangat manusiawi bukan
). Bukan hanya masalah laper sih, boseen juga harus makan yang itu-itu saja. Belum lagi mengurangi pasokan karbohidrat seperti nasi, gandum, kentang, jagung, mie, dan temen-temennya. Padahal I love Carbo
. Kebayang kan gimana sulitnya diet secara fisik dan mental buat saya hahahaha
Tapi dibalik semua kegagalan diet yang pernah saya jalani, saya mengerti yang dibutuhkan bukan hanya mengetahui cara berdiet yang benar. Tapi yang paling penting adalah motivasi yang menumbuhkan sebuah komitmen yang kuat pada diri sendiri untuk mematuhi diet yang sudah kita rencanakan.
I carry your heart with me ( EE Cunnings) December 1, 2007
Posted by stardust77 in poems.6 comments
I carry your heart with me.
I carry it in my heart.
I am never without it.
Anywhere I go, you go, my dear.
And whatever is done by only me, is your doing, my darling.
I fear no fate,
for you are my fate, my sweet.
(more…)
BOTH SIDES NOW December 1, 2007
Posted by stardust77 in song lyrics.add a comment
By Joni Mitchell
Bows and flows of angel hair and ice cream castles in the air
and feather canyons everywhere, I’ve looked at cloud that way.
But now they only block the sun, they rain and snow on everyone.
So many things I would have done but clouds got in my way.
I’ve looked at clouds from both sides now,
from up and down, and still somehow
it’s cloud illusions I recall.
Hello Universe ! December 1, 2007
Posted by stardust77 in Uncategorized.1 comment so far
Welcome to my blog. My name is stardust77…Just enjoy it